Kesalahan penyalinan dalam Alkitab perjanjian Baru

Sebagai pendeta maupun pengkotbah perlu mengetahui akan hal ini, bahwa Alkitab tidak lepas dari kesalahan penyalinan sebelum ditemukannya mesin cetak. Beberapa kesalahan itu antara lain:

Markus pasal 2:26 “…sewaktu Abyatar menjabat sebagai imam besar.” Yesus mengutip 1Samuel 21:1-6, ternyata bukan Abyatar yang menjabat sebagai imam besar melainkan Ahimelekh.

Markus 4:31, biji sesawi merupakan biji terkecil yang ada di bumi. Namun bukankah biji anggrek  epifit lebih kecil daripada biji sesawi?

Kesalahan dalam penulisan: pembukaan buku ibrani 1:3 “Kristus mendukung (PHERON), dalm kodeks Vatikanus yang lebih awal berbunyi PHANERON yang artinya menerangkan.

Maka itu menjadi sulit untuk mengetahui mana naskah yang asli.

Terdapat perbedaan dalam edisi naskah-naskah Alkitab, hal ini dikarenakan pengubahan yang disengaja maupun tidak disengaja.

1korintus 12:13 roh (Pneuma) dalam manuskrip lainnya ditulis POMA yang berarti minuman.

masih banyak lagi perbedaan seperti yohanes 17:15, matius 24:36, pengubahan teks yang berkaitan dengan wanita, dll

Roma 16:7 Yunia, seorang wanita dan suaminya Andronikus yang terpandang dikalangan para rasul .

Rasul wanita itu disebut sebagai pria sebagai Yunias. dll

oleh: Bart D Ehrman

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: