skizofrenia atau schizophrenia

sumber: http://www.schizophrenia.com, http://www.thefreedictionary.com, http://www.webmd.com/schizophrenia/guide/schizophrenia-types

1. definisi: skizofrenia atau schizophrenia. Kata “skizofrenia” berasal dari kata Yunani: schizo (split) dan phrene (pikiran) adalah pikiran yang terpisah-pisah, seakan memiliki kepribadian ganda, merupakan beberapa kejanggalan pada bagian otak dengan kombinasi halusinasi (dapat melihat atau mendengar atau merasakan yang tidak nyata), delusi (kepercayaan yang keliru atau dianggap aneh), apatis, serta  berkurangnya fungsi sosial.

2.Gejala: melihat atau mendengar atau merasakan sesuatu yang tidak nyata, kadang merasa bahwa orang lain membaca ataupun mengontrol pikiran mereka, ataupun hendak mencelakai diri, berbicara, berpikir, bertindak yang dianggap aneh oleh orang normal.

3. sejarah:

Kata “skizofrenia” telah ada kurang lebih dari 100 tahun. Dr Emile Kraepelin pada tahun 1887 menyatakan hal tersebut sebagai kelainan jiwa.Dokumen tertulis yang mengidentifikasi Skizofrenia dapat ditelusuri  sampai Mesir Firaun kuno, sejauh milenium kedua sebelum Masehi.Sebuah penelitian baru ke dalam sastra Yunani dan Romawi kuno menunjukkan bahwa masyarakat umum mungkin memiliki gejala tersebut.

Salah satu orang pertama yang mengklasifikasikan gangguan mental ke dalam kategori yang berbeda adalah dokter Jerman, Dr. Emile Kraepelin yang menggunakan “dementia praecox” yaitu istilah untuk orang yang memiliki gejala yang kini dikaitkan dengan skizofrenia.

Psikiater Swiss, Eugen Bleuler, mendapatkan istilah “skizofrenia” pada tahun 1911. Dia juga yang pertama untuk menggambarkan gejala sebagai “positif” atau “negatif.”

Definisi skizofrenia telah terus berubah, sebagai ilmuwan mencoba untuk lebih akurat melukiskannya. Tanpa mengetahui penyebab pasti, para ilmuwan hanya dapat mendasarkan klasifikasi mereka pada pengamatan bahwa beberapa gejala cenderung terjadi bersamaan.

Baik Bleuler dan Kraepelin membagi skizofrenia ke dalam berbagai kategori. Selama bertahun-tahun, mereka yang bekerja di bidang ini terus mencoba untuk mengklasifikasikan jenis skizofrenia. Lima jenis yang dimaksud dalam DSM-III: disorganized, catatonic, paranoid, residual, and undifferentiated. kategori pertama hingga ketiga diusulkan oleh Kraepelin.

Banyak peneliti menggunakan sistem lain untuk mengklasifikasikan jenis gangguan, berdasarkan dominan “positif” vs “negatif” gejala, gangguan perkembangan dalam hal jenis dan bobot gejala, dari waktu ke waktu. Diharapkan membedakan jenis skizofrenia berdasarkan gejala klinis akan membantu untuk menentukan penyebab gangguan tersebut.

4. tipe:

a. Paranoid- jenis skizofrenia ditandai dengan delusi dan halusinasi auditori (mendengar suara-suara yang tidak ada) tapi fungsi intelektual relatif normal dan ekspresi mempengaruhi. Delusi sering mengeluh sebab diperlakukan secara tidak adil ataupun mengenal beberapa orang yang terkenal. Orang dengan skizofrenia paranoid dapat menunjukkan kemarahan, sikap acuh tak acuh, gelisah, dan pendiam.
b Disorganized (Tidak teratur) skizofrenia ditandai dengan ucapan dan perilaku yang tidak teratur atau sulit dipahami, dan emosi datar atau tidak tepat seperti menertawakan warna perubahan lampu lalu lintas atau pada sesuatu yang tidak terkait erat dengan apa yang mereka katakan atau lakukan. Perilaku tidak teratur mereka dapat mengganggu aktivitas normal, seperti mandi, berpakaian, dan menyiapkan makanan.
c. Katatonik skizofrenia ditandai dengan gangguan gerakan. Orang dengan skizofrenia katatonik-jenis dapat menjaga diri mereka sepenuhnya bergerak atau memindahkan semua tempat. Mereka mungkin tidak mengatakan apa-apa selama berjam-jam, atau mereka dapat mengulang apa pun yang Anda katakan atau lakukan tanpa alasan. Perilakunya  ini berisiko tinggi karena mengganggu kemampuan mereka untuk mengurus diri sendiri.
Undifferentiated (Dibeda-bedakan) skizofrenia ditandai dengan beberapa gejala yang terlihat pada semua tipe di atas, namun tidak cukup salah satu dari mereka untuk mendefinisikannya sebagai jenis lain tertentu dari skizofrenia.
Skizofrenia ditandai dengan sejarah masa lalu setidaknya satu episode skizofrenia, tetapi orang tersebut saat ini tidak memiliki gejala positif (delusi, halusinasi, bicara tidak teratur atau perilaku). Ini mungkin merupakan transisi antara episode-besaran dan remisi lengkap, atau mungkin berlanjut selama bertahun-tahun tanpa episode psikotik lebih lanjut.

Orang dengan Skizofrenia kadang berperilaku aneh atau kadang tidak dapat dipahami maksudnya oleh orang normal. Namun bagaimanapun hal ini kadang juga dapat disebabkan oleh tradisi yang tidak dapat dimengerti oleh orang daerah luar.

Sebagaimana kepercayaan ataupun mitos yang dianggap tidak masuk akal oleh nalar pikiran, imajinasi tinggi yang tidak dapat dipahami oleh pendengarnya, namun sebagaimana kata Einstein: “Imagination is more important than knowledge. Knowledge is limited.” yaitu bahwa Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan.”, “Logic will get you from A to B. Imagination will take you everywhere.” artinya: ” Logika akan membawamu dari A ke B. Imajinasi akan membawamu kemanapun.

Kadang tindakan atapun ucapan seseorang yang tidak masuk akal ataupun aneh dimasa mendatang baru dapat dipahami dengan mudah. Dijaman dahulu, sulit untuk mengerti ucapan bahwa bumi berbentuk bulat sebab secara rasio, jika bumi berbentuk bulat maka mausia yang dibawah akan jatuh, maka lebih mudah memahami bahwa bumi itu datar.

Bahkan nabi-nabi besarpun kadang dianggap berperilaku aneh atau tidak masuk akal, namun dikemudian hari baru dapat dimengerti.

Astrologipun kadang terlihat aneh, namun kepercayaan yang telah ada dapat dipercaya ataupun dianggap tahayul bagi yang tidak percaya.

sumber: http://www.schizophrenia.com, http://www.thefreedictionary.com, http://www.webmd.com/schizophrenia/guide/schizophrenia-types, http://www.einstein-quotes.com/ThinkingKnowledge.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: