Buddha bukan penyembah berhala

Pernyataan dan pertanyaan yang sering didengar dan diajukan kepada umat Buddha adalah:

Jika seseorang kurang mengerti banyak tentang Buddha dan ia terlibat secara aktif dalam agama lain dan tidak ingin terlibat atau tidak ingin tahu tentang Buddha, maka pernyataan yang ada dalam pikirannya adalah: Umat Buddha penyembah berhala.

Jika seseorang tidak ingin terburu-buru dalam menghakimi, iapun bertanya kepada umat Buddha: Apakah umat Buddha penyembah berhala?

Untuk memberikan jawaban tersebut, perlu diketahui definisi atau arti dari penyembah berhala.

Definisi pertama dari penyembah berhala atau dalam bahasa inggris disebut sebagai idol-worshipper. Secara umum berarti: menggunakan gambar dari dewa-dewi tertentu dalam berbagai variasi bentuk seperti lukisan, patung, dan lain sebagainya untuk keperluan pemujaan, berdoa, mencari pemberkatan, dan perlindungan, dan untuk menganugrahkan kesehatan, kekayaan, ketentraman dan lain sebagainya.

Definisi kedua dari penyembah berhala atau dalam bahasa inggris disebut sebagai pagan, yang menurut kamus cambridge adalah sebagai pemuja lebih dari satu Tuhan, khususnya sebelum adanya agama. Atau dapat diartikan sebagai memuja dan menyakini adanya banyak dewa-dewi.

Jika pertanyaan yang diajukan mengacu pada definisi pertama, maka kemungkinan jawaban yang dapat diberikan adalah: Umat Buddha bukanlah memuja gambar namun menghormati Buddha sebagai guru besar yang religius, serta penghargaan terhadap guru besar religius yang luar biasa serta mencapai tingkat kesempurnaan penuh. Bagi umat Buddha, gambar hanyalah semata-mata sebagai tanda, simbol dan pernyataan yang menolong untuk mengenang sang Buddha (Ven.Dr.K.Sri.Dhammananda)

Jawaban lain yang mungkin dapat diberikan adalah: umat Buddha bukan berdoa pada gambar atau patung Buddha, melainkan pada Buddha itu sendiri. Patung atau gambar hanyalah sebagai kenangan atau memori yang memudahkan umat Buddha untuk mengingat Buddha.

Sebagai contoh jika seseorang melihat foto kakeknya yang telah meninggal dunia, otak akan memunculkan berbagai macam memori terhadap perbuatan si kakek selama hidupnya. Dari melihat sebuah foto, seseorang dapat bercerita banyak hal dan mengingat banyak hal. Jadi bukan gambarnya yang puja, melainkan untuk mengenang ataupun melakukan penghormatan kepada Sang guru besar yang telah mencapai kesempurnaan.

Berlutut kepada Buddha merupakan penghargaan dan penghormatan yang dilakukan secara fisik, tanpa menggunakan kata-kata. Itu berarti bukan hanya menggunakan kata-kata saja dalam menghormati dan menghargai, tetapi juga melakukan sesuatu untuk menghormati dan menghargainya.

Adapun penghormatan bermacam-macam bentuk dan caranya, dan merupakan tradisi China , cara penghormatan dilakukan layaknya menyembah seorang kaisar atau raja pada jaman kerajaan China kuno.

Itulah kemungkinan jawaban yang dapat diberikan pada definisi pertama.

Sedangkan pada definisi kedua dimana agama Buddha disebut sebagai pagan, atau mengakui dan memuja banyak dewa-dewi, pertanyaan yang diajukan : Mengapa tidak boleh mengakui dan melakukan penghormatan kepada banyak Tuhan?

Pada agama lain tidak mau menyembah dan mengakui banyak Tuhan, dan hanya mau menyembah kepada satu Tuhan sebagai yang terhebat, sebab telah menciptakan manusia dan alam semesta ini, maka hanya Tuhan yang terhebatlah yang layak disembah.

Itu adalah hak setiap manusia. Siapa yang menciptakan manusia dan alam semesta merupakan pertanyaan yang masih belum dapat terjawab hingga saat ini. Sehingga hal tersebut mengacu pada sebuah entitas yang dinamakan sebagai Tuhan. Dan apakah Tuhan yang hebat itu mengerjakan semuanya sendirian saja tanpa bantuan apapun kecuali dirinya sendiri sehingga hanya dia saja yang layak disembah dan dipuji serta Ia sendiri yang mendapatkan penghormatan dan pengakuan?

Pertanyaan itu telah ada sejak konsep tentang pencipta terbentuk. Pertanyaan itu umurnya sudah sangat tua sekali. Selama ribuan tahun, oleh sebab pertanyaan tersebut,  hingga  tulisan ini ditulis, manusia terus masih berusaha mencari yang terhebat dan tertinggi.

Perumpamaan yang sering digunakan dalam pertanyaan ini adalah: siapa yang lebih layak dihormati, pencipta suatu benda atau benda itu sendiri?

Banyak orang menjawab tentu sudahlah pasti penciptanya yang dihormati. Namun  pertanyaannya siapa pencipta itu? Sebuah nama dimunculkan sebagai sebutan, yaitu Tuhan dalam bahasa indonesia.

Ada yang mengatakan bahwa Tuhan itu hanya satu. Entah dari mana kesimpulan itu berasal, sebab tidak ada yang mengetahui secara pasti bahwa Tuhan itu satu atau banyak.

Ilustrasi modern yang terjadi saat ini mengenai Tuhan itu satu atau banyak adalah susunan pemerintahan dalam suatu negara. Seperti di Indonesia, terdapat Presiden, wakil presiden, para menteri, mpr, dpr, dan lain sebagainya.

Jika agama yang mengakui hanya satu Tuhan, maka ia hanya mengakui presiden seorang diri sebagai pimpinan tertinggi, terhebat dan melakukan penghormatan hanya kepada seorang presiden serta sering mengabaikan yang lainnya bahkan tidak mengakui adanya jajaran pemerintahan yang ada kecuali presiden seorang diri.

Sedangkan dalam agama yang mengakui banyak Tuhan, maka ia menghormati semua jajaran pemerintahan dari yang terbesar hingga yang terkecil. Sebab presiden tidak bekerja sendirian.

Mana yang menjadi pilihan? Pilihan pertama: Menghormati hanya kepada presiden seorang diri atau pilihan kedua: menghormati  presiden beserta seluruh jajaran pemerintahan?

Itu adalah hak setiap manusia dalam memilih. Namun kaum yang disebut pagan atau menghormati dan mengakui banyak Tuhan atau banyak dewa dewi, dalam ilustrasi modern tampaknya memilih  pilihan yang kedua.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: