Rahasia Kekristenan

Belajar kekristenan itu seperti belajar tentang mobil. Diajar segala hal tentang mobil, namun satu hal tidak dibahas: kunci dan stater.

Demikianlah menurut saya tentang kekristenan saat ini. Bahkan para pendeta dan profesor teologipun tidak tahu tentang “kunci dan stater” dalam kristen.

Setiap minggu masuk ke dalam “bus” tanpa kunci, duduk dan kemudian pulang. Tidak pernah tau bahwa bus itu dapat berjalan jika di stater dengan kunci yang telah ada.

Tahun 2005-2008, akhirnya saya temukan kunci-kunci dalam Alkitab. Rahasia yang telah ada sekian lama.

Setelah belajar Alkitab secara mendalam di STT bukannya meneruskan ajaran yang telah diajarkan oleh para pendeta, doktor, maupun profesor, saya justru merakit teologi saya sendiri.

Saya berpikir bahwa ini ajaran yang baru, golongan baru. saya berpikir apa kata Alkitab?

Pengkhotbah 1:9 (TB) Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.

1 Korintus 1:12 (TB) Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.

Sekarang saya mengerti bahwa ini ajaran yang hanya diberitakan dari guru ke murid dan akhirnya menjadi suatu golongan.

Ada banyak golongan sejak jaman rasul-rasul. Namun yang ada sekarang ini tidak pernah membahas tentang golongan – golongan itu dan pengajarannya.

Kadang saya sedih dengan keadaan orang kristen saat ini. Tidak mengetahui esensi dari kekristenan. sedang ajaran yang menurut saya benar harus disembunyikan karena tidak sesuai dengan ajaran golongan yang ada sekarang ini.

kekristenan menjadi ajaran yang aneh dan asing, tidak dipahami dan akhirnya banyak dari mereka yang kecewa bahkan meninggalkan Yesus.

Kini saya pastikan bahwa hanya orang yang tidak mengertilah yang akan meninggalkan  Yesus.

Ketika membahas Yesus dari “golongan” yang saat ini jumlahnya sangat kecil ini, maka orang itu akan mantap mengikut Kristus.

Khususnya bangsa asia akan mendapat pencerahan akan siapa Yesus dan mengerti serta dapat memahami tentang Yesus.

Selama ini bangsa asia kurang dapat menerima ajaran Yesus yang dibuat dan dibawa oleh golongan “barat.”

Setelah saya pelajari, kini saya setuju dengan ajaran ini dan sangat sesuai dengan bangsa “timur”.

Adat istiadat barat jika diterapkan oleh bangsa timur akan ada banyak ketidak sesuaian dalam banyak hal.

Adat istiadat timur jika dijelaskan dan diterapkan di timur maka dengan mudah bangsa timur akan menerimanya.

Mungkin suatu saat nanti jika Tuhan ijinkan maka ajaran rahasia “timur” Yesus ini akan dibukukan dan tersebar, banyak orang kristen akan tercerahkan dari sudut pandang yang baru.

dibuat oleh: vijaya handoko

Kesalahan penyalinan dalam Alkitab perjanjian Baru

Sebagai pendeta maupun pengkotbah perlu mengetahui akan hal ini, bahwa Alkitab tidak lepas dari kesalahan penyalinan sebelum ditemukannya mesin cetak. Beberapa kesalahan itu antara lain:

Markus pasal 2:26 “…sewaktu Abyatar menjabat sebagai imam besar.” Yesus mengutip 1Samuel 21:1-6, ternyata bukan Abyatar yang menjabat sebagai imam besar melainkan Ahimelekh.

Markus 4:31, biji sesawi merupakan biji terkecil yang ada di bumi. Namun bukankah biji anggrek  epifit lebih kecil daripada biji sesawi?

Kesalahan dalam penulisan: pembukaan buku ibrani 1:3 “Kristus mendukung (PHERON), dalm kodeks Vatikanus yang lebih awal berbunyi PHANERON yang artinya menerangkan.

Maka itu menjadi sulit untuk mengetahui mana naskah yang asli.

Terdapat perbedaan dalam edisi naskah-naskah Alkitab, hal ini dikarenakan pengubahan yang disengaja maupun tidak disengaja.

1korintus 12:13 roh (Pneuma) dalam manuskrip lainnya ditulis POMA yang berarti minuman.

masih banyak lagi perbedaan seperti yohanes 17:15, matius 24:36, pengubahan teks yang berkaitan dengan wanita, dll

Roma 16:7 Yunia, seorang wanita dan suaminya Andronikus yang terpandang dikalangan para rasul .

Rasul wanita itu disebut sebagai pria sebagai Yunias. dll

oleh: Bart D Ehrman

 

Alkitab telah dimutilasi

Bible has been mutilated! Seperti telah diketahui oleh para teolog bahwa Alkitab telah diubah, maupun terdapat kesalahan dalam Alkitab perjanjian baru akibat dari penyalinan yang tidak teliti dimasa-masa awal sebelum ditemukannya mesin cetak. Kini saya yakin bahwa Alkitab telah dimutilasi. Susunan Alkitab telah diubah-ubah, terpencar pencar.

Hampir 95 % para pendeta Kristen masih belum dapat melihat 3 dimensi Alkitab dan masih berpegang pada Alkitab terjemahan dan mengkotbahkannya secara apa adanya, hanya dapat mencontek sana-sini sebab belum dapat melihat Alkitab secara 3 dimensi.

Ketika saya melihatnya, maka jejak-jejak mutilasi Alkitab mulai terlihat, terpencar disana-sini. Beruntung setelah sekian puluh tahun membaca Alkitab, gambar Alkitab yang sebenarnya dapat kembali tersusun dengan sangat indah.

Sambungan-sambungan ayat tersebar dan sepatutnya disusun ulang agar makna sesungguhnya dapat dipahami dengan lebih mudah. Merasa kecewa bahwa usaha saya ini tidak mendapat dukungan, terlebih dukungan dana yang minim tidak dapat membuat gambaran tiga dimensi yang dapat dibuat dengan dana yang cukup besar.

Notebook dan laptop saya tiba-tiba mengalami kerusakan dan proyek ini berhenti di tengah jalan. Smartphonepun mengalami kerusakan berkali-kali terutama pada baterai dan charger. Dengan dana yang minim dan penuh hambatan, projek ini saya nyatakan game over atau terhenti total untuk saat ini.

Mungkin ini adalah yang terbaik. Biarlah Alkitab itu seperti itu, termutilasi, dan penuh dengan kesalahan. Maksud sesungguhnya yang tersembunyi dalam Alkitab sungguh sangat indah ketika 12 kunci telah diketahui. Sayang sungguh sayang terlalu banyak pendeta tidak mengetahui kunci-kunci tersebut dan yang terjadi mereka hanya dapat mencontek sana dan sini dalam membahas Alkitab. Akibatnya orang-orang, pendeta maupun jemaat tidak mengetahui keindahan Alkitab dan Kristen yang sesungguhnya.

Alkitab adalah kitab yang sungguh indah ketika dilihat secara 3 dimensi. Bila jadi maka pendeta maupun jemaat akan menemukan inti keKristenan yang sesungguhnya dan semakin kuat dalam Kristus Yesus. Sayang proyek ini terhenti sebab tidak ada dana. Mungkin agak sulit bagi saya untuk mengumpulkan dana. biarpun saya telah melihat keindahan Alkitab Perjanjian Baru yang tersusun telah hampir 68 % pada kerangka yang ada. Mungkin Tuhan ingin Alkitab itu tetap demikian apa adanya.

 Ditulis oleh: Vijaya Handoko

Kemiripan kisah Yesus dan Buddha

Yeshua atau yang lebih dikenal dengan Yesus, memiliki kemiripan kisah maupun ajaran dengan Sang Buddha Gautama. Adapun kemiripan kisah tersebut adalah:

Sama-sama keturunan raja: Buddha merupakan keturunan Raja Suddhodana. Yesus keturunan raja Daud (Matius 1:6) Meskipun ayah atau ibu Yesus bukanlah raja? (disebuah buku ada kisah yang menceritakan tentang  Yusuf dan Maria) namun dalam silsilah Yesus masih merupakan keturunan dari Raja Daud maupun raja Salomo.

Salah satu orang tua sama-sama mendapat mimpi sebelum kelahiran. Ayah Yesus mendapat mimpi :Matius 1:20. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.

sedangkan ibu Buddha juga mendapat mimpi: dalam tidurnya, Ratu Maya bermimpi bahwa ada empat orang Dewa Agung yang mengantarnya ke Gunung Himalaya, kemudian membawanya ke Pohon Sala di Lereng Manosilatala. Lalu para istri dari Dewa-dewa Agung tersebut memandikannya di Danau Anotta, menggosoknya dengan minyak wangi dan kemudian memakaikan pakaian para dewata pada Ratu Maya. Ratu kemudian diajak ke istana emas dan direbahkan di atas dipan yang mewah. Di tempat itulah seekor gajah putih dengan membawa sekuntum bunga teratai di belalainya memasuki kamar, kemudian mengelilingi dipan sebanyak tiga kali untuk selanjutnya memasuki perut Ratu Maya dari sebelah kanan. Setelah itu Ratu Maya terbangun dan tiba-tiba terjadilah sebuah gempa bumi yang singkat.

Sama-sama dilahirkan dalam perjalanan: Yesus dilahirkan dalam perjalanan dari Nazaret ke Betlehem (Lukas 2:4).Buddha dilahirkan di antara Kapilavatthu dan Devadaha, di hutan pohon Sala yang dinamakan Taman Lumbini.

Sama-sama diramalkan masa depannya. Yesus diramalkan oleh Simeon (Lukas 2:34-35). Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan.

Sedangkan Buddha diramalkan oleh para pertapa di bawah pimpinan Asita Kaladewala, diramalkan bahwa Pangeran kelak akan menjadi seorang Chakrawartin (Maharaja Dunia) atau akan menjadi seorang Buddha. Hanya pertapa Kondañña yang dengan tegas meramalkan bahwa Pangeran kelak akan menjadi Buddha.

Sama sama memiliki kecerdasan yang tinggi dimasa mudanya. Yesus pada usia 12 tahun bertanya jawab dengan para alim ulama dan semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan segala jawab yang diberikan-Nya.(Lukas 2:47)

Sedangkan Buddha setelah tiba waktunya untuk bersekolah, Raja memerintahkan seorang guru bernama Visvamitta untuk memberikan pelajaran kepada Pangeran dalam berbagai ilmu pengetahuan. Ternyata Pangeran cerdas sekali dan semua pelajaran yang diberikan dengan cepat dapat dipahami sehingga dalam waktu singkat tidak ada lagi hal-hal yang dapat diajarkan kepada Pangeran kecil.

Sewaktu memperebutkan belibis yang dipanah oleh Devadatta, dan belibis itu diobati oleh Siddharta, akhirnya atas usul Pangeran, mereka berdua pergi ke Dewan Para Bijaksana dan mohon agar Dewan memberikan putusan yang adil dalam persoalan tersebut. Setelah mendengarkan keterangan-keterangan dan penjelasan-penjelasan dari kedua belah pihak, Dewan lalu memberikan keputusan sebagai berikut :

“Hidup itu adalah milik dari orang yang mencoba menyelamatkannya. Hidup tidak mungkin menjadi milik dari orang yang mencoba menghancurkannya. Karena itu menurut norma-norma keadilan yang berlaku, maka secara sah belibis harus menjadi milik dari orang yang ingin menyelamatkan jiwanya, yaitu Pangeran Siddhattha.”

Sama sama mengembara, berpuasa, kemudian makan dan minum . Yesus mengembara dipadang gurun dan berpuasa selama 40 hari (Matius 4:1-2). Sedangkan Buddha mengembara ke Magadha untuk melaksanakan bertapa menyiksa diri di hutan Uruvela, di tepi Sungai Nairanjana(Naranjara) yang mengalir dekat Hutan Gaya. Walaupun telah melakukan bertapa menyiksa diri selama enam tahun di Hutan Uruvela, tetap pertapa Gautama belum juga dapat memahami hakikat dan tujuan dari hasil pertapaan yang dilakukan tersebut.

Pada suatu hari pertapa Gautama dalam pertapaannya mendengar :”Bila senar kecapi ini dikencangkan, suaranya akan semakin tinggi. Kalau terlalu dikencangkan, putuslah senar kecapi ini, dan lenyaplah suara kecapi itu. Bila senar kecapi ini dikendorkan, suaranya akan semakin merendah. Kalau terlalu dikendorkan, maka lenyaplah suara kecapi itu.” Nasihat tersebut sangat berarti bagi pertapa Gautama.

Yesus dalam Matius 11:18-19 mengatakan: Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan. Kemudian Anak Manusia (Yesus) datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Yahweh dibenarkan oleh perbuatannya.

Sedangkan di kisah Buddha ada tertulis: Seorang dari lima pertapa mengatakan, “Kawan-kawan, lihat, Pertapa Gotama sedang memasuki taman, ia adalah orang yang senang dengan kenikmatan dunia. Ia tergelincir dari kehidupan suci dan kembali ke kehidupan yang penuh kesenangan dan kenikmatan.

Sama sama menang dalam tiga pencobaan. Yesus dicobai 3 hal di padang gurun (Lukas 4:1-11). Buddha dicobai oleh tiga anak Mara yang cantik: Tanha, Arati dan Raga, Sang Buddha berkata, “Tidak ada gunanya menggoda seseorang yang telah terbebas dari keinginan, kemelekatan dan nafsu, karena ia tidak lagi dapat terpikat oleh godaan apapun juga.”

Sama-sama mendapatkan pencerahan, penerangan, kemudian membabarkan dharma. Yesus tampil di Galilea (Matius 4:16). Bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar (Yeshua) dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.

Sang Buddha memberikan khotbah-Nya yang pertama yang kelak dikenal sebagai Dhammacakkappavattana Sutta (Khotbah Pemutaran Roda Dhamma). Khotbah pertama diucapkan oleh Sang Buddha tepat pada saat purnama sidhi di bulan asalha.

Demikian kemiripan antara Yesus dan Buddha, memang masih banyak lagi kemiripan yang ada yang mungkin akan dijelaskan di lain waktu. Kemiripan ajaran Buddha dan Yesus juga banyak.

Saya berteori bahwa Yeshua atau Yesus adalah Buddha bagi bangsa Israel. asumsi ayat: Matius 5-7 “Kedua belas murid itu diutus oleh Yeshua dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

Setelah kebangkitan Kristus, perintah itu menjadi: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.”

Orang Kristen selalu bertanya: Pengikut Buddha adalah penyembah berhala, sebab menyembah patung Buddha. Lalu bagaimana cara orang Kristen menyembah Yesus? Matius 28:17 Ketika melihat Dia (Yeshua) mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.

Persamaan ajaran Yesus dan Buddha akan dibahas dalam judul tersendiri, namun berdasarkan asumsi ayat ini maka dapat dinyatakan bahwa ajaran Yesus memerlukan sebuah pengetahuan khusus untuk dapat mengerti arti yang sesungguhnya.

Asumsi ayat yang menyegel atau memeteraikan arti nama Yeshua merupakan simbol, dan Alkitab telah dienkripsi?

enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus. -wikipedia

Asumsi ayat :

MATIUS 13:13 “Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti”

MARKUS 4:11 “Jawab Yeshua: “Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Yahweh, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan.

LUKAS 8:10: “Lalu Ia menjawab: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Yahweh, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti.

Disusun oleh: Vijaya Handoko

Daftar Pustaka: segenggamdaun.com, Sabda.com, Wikipedia.com, samaggi-phala.or.id

Handphone support 4G LTE

untuk sementara terdapat beberapa pilihan:

xiaomi redmi 1s 4G LTE

kecepatan cpu 1.3 Ghz, 4 core, 1, 024  mb, 8 dan 1,6 megapixel, 32 GB

number: known,  tampilan layar: bright, mandarin style

evercoss elevate Y2 A80A

13 Mp, LED flash, mp3 player, RSS, 3D gravity, baterai:  2000 mAH

number: known, tampilan layar : good, friendly user, penggunaan aplikasi: simple

samsung galaxy core lte

tampilan layar: excellent. number: known. aplikasi: standart.

wifi access area: mall, park, library, resto, shop

Pertemuan akhir 2014-2015

Surabaya– Seperti yang sudah dijadwalkan, acara dimulai dengan pas waktu. 10.00 pagi. Perjalanan cukup lancar. Ini adalah beban akhir di bulan ini.

Berminggu-minggu dengan perjalanan yang terasa berat, akhirnya selesai sudah segala tugas. Briefing akhir telah diberikan, kami akan berkumpul kembali november 2015.

Hasilnya telah diketahui. Bukan 5 besar teratas, bukan juga 20 besar terbawah. Hampir berada di atas tengah. Cukup bagus juga ya.

Saya merasa bahwa tahun ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini terasa benar all outnya. Hampir habis tenaga, pikiran. Semoga semua itu bermanfaat🙂