Buah Mojo atau mojo friut

 Aegle marmelos L atau yang dikenal dengan buah mojo, warnanya hijau seperti buah semangka, namun kulitnya keras bagaikan kulit kelapa. Kulitnya tidak memiliki motif garis dan berbentuk hijau polos dengan bintik-bintik kecil diseluruh bagian kulit, bagaikan terkena jarum suntik berukuran kecil dengan jumlah hingga ratusan titik diseluruh permukaan kulit. Pohonnya cukup besar seperti pohon nangka.

 

Ketika dibuka, isinya berwarna putih, memiliki serat dan bentuk seperti kapas, memiliki biji seperti biji semangka. Sedangkan dagingnya berbeda dengan semangka, lebih mirip seperti daging buah sirsak yang memiliki serat-serat kapas.  Jika dibiarkan selama beberapa jam, warnanya berubah menjadi abu-abu. Menurut kalangan masyarakat, buah ini mengandung racun sehingga tidak dapat dimakan, namun menurut penelitian, buah ini selain mengandung racun yang mematikan, juga mengandung antiviral yang dapat melawan bakteri, mikroba, dan virus. Kulitnya menurut penelitian dapat meracuni ikan, namun dalam skala kecil juga dapat menambah imunitas ikan terhadap beberapa bakteri.

Aromanya harum, namun bukan seperti harumnya buah pada umumnya, lebih condong pada aroma bunga, yang dari jauh seperti aroma bunga melati, dan dari dekat seperti aroma bunga sedap malam. Ketika dimakan, rasanya manis seperti rasa air tebu dengan aroma harum bunga sedap malam, membuat rasanya tak terlupakan, bagaikan memakan air tebu dengan campuran harum aroma kembang.

Beberapa gigitan membuat perut terasa kenyang, sebab aroma kembangnya menusuk hidung, dan jika terlalu lama menggigit bagaikan memakan daun kembang mawar serta melati. Terdapat rasa seperti buah sirsak dengan campuran air yang cukup banyak seperti air tebu dalam buah semangka.

Setelah puluhan menit, tenggorokan terasa serik bagaikan memakan gula dengan jumlah yang cukup banyak. Rasa manisnya tebu seperti menyangkut ditenggorokan. Perut dapat merasakan sakit melilit selama beberapa menit, namun kemudian hilang dengan sendirinya.

Beberapa gigitan saja, dalam beberapa hari kemudian feses akan berubah warna menjadi hijau seperti kulit semangka, dan dalam beberapa hari kemudian warna feses kembali normal seperti sedia kala.

Buah mojo mengandung marmelosin, tanin, serta turunan alkaloid.

 english:

Aegle marmelos, also known by the fruit mojo, it’s green like a watermelon, but the skin hard like a coconut. The skin does not have a line pattern, the shape have a green plain with small spots throughout the skin, as if like hit by small-sized syringe with the amount to hundreds of points across the surface of the skin. The tree is large enough such as jackfruit tree.

When opened, it is white, has a shape such as fiber and cotton, has a seed like a watermelon seed. While the meat is different from watermelon, more like soursop pulp with cotton fibers. If left for several hours, the color changed to gray. According to the community, this fruit contains toxins so this fruit can not be eaten, but according to the study, addition to containing the deadly poison, it also contains antiviral that can fight bacteria, microbes, and viruses.

Smells good, but not like the scent of fruit, leaning more on the scent of flowers, which from a distance like the scent of jasmine flowers, and close smell like tuberose (polianthes tuberosa) flower  . When eaten, it tastes sweet like the taste of sugarcane juice with delicious aroma of fragrant polianthes tuberose flowerst, making an unforgettable taste, like eating sugarcane juice with a mixture of fragrant aroma of flowers.

Some bites make the stomach feel full, because flower taste, and if too long to bite is like eating leaves of jasmine flowers. There are flavors like soursop fruit with a mixture of water pretty much like sugarcane juice in a watermelon.

After tens of minutes, these’s like something in the throat, feels like eating sugar  with considerable amounts. Wrapped around the abdomen may feel sore for a few minutes, but then disappear by itself.

Just a few bites, in a few days later stool will change color to green like a watermelon skin, and within a few days later stool color returns to normal as usual.

Because the toxic, inedible fruit mojo, it is necessary processes in laboratories to separate toxins in the fruit mojo in advance.

Fruits contain marmelosin mojo, tannins, alkaloids and derivatives.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: